agen bola terpercaya bandar togel bandar slot nirwana4d

Kisah Kalvin Phillips, Dulu Mau Makan Aja Susah, Sekarang Jadi Pahlawan Inggris di Euro 2020

admin

Dari sekian pemain Timnas Inggris di Euro 2020, sosok Kalvin Phillips mungkin jadi satu nama yang dengungnya tak sebesar penggawa lainnya. Padahal perannya bersama The Three Lions sangat vital.

Tak seperti rekannya di Leeds United, Patrick Bamford, yang lahir dan besar dari keluarga menengah ke atas, Kalvin Phillips mesti melalui jalan sulit sejak kecil hingga menuju remaja. Lewat sepak bola, hidupnya berubah.

Phillips tidak dilahirkan di keluarga berada. Ada beberapa momen di mana dirinya harus menahan lapar karena keluarganya tidak memiliki uang untuk membeli makan.

Bukan berarti orang tuanya tidak berusaha untuk menafkahi Phillips dan ketiga saudaranya. Malahan, ibunya yang bernama Lindsay patut mendapatkan kredit setinggi-tingginya karena dengan tulus merawat dan mengasuh Phillips sejak kecil.

“Ada masa di mana ibu saya tidak makan pada malam hari karena harus memberi kami makan. Ibu saya menjalani dua pekerjaan untuk menghasilkan cukup uang agar kami bisa makan. Nenek pun ikut makan,” ujarnya dalam wawancara bersama The Times pada tahun 2020 lalu.

Pengorbanan Lindsay membesarkan keempat anaknya begitu luar biasa. Kata Kalvin Phillips, sang ibu sampai merelakan punggungnya berbaring di sofa agar anak-anaknya bisa terlelap dalam mimpi indah di atas kasur empuk.

Pemerintah Inggris punya kebijakan yang patut diapresiasi. Mereka mensubsidi sejumlah sekolah untuk menyediakan makanan gratis buat anak-anak kurang mampu. Phillips merupakan satu dari ribuan atau mungkin ratusan ribu yang menikmati kebijakan itu meskipun harus menahan malu.

“Saya biasa mendapatkan makanan gratis di sekolah. Saya melihat anak-anak datang dengan makan siang kemasan, menikmati roti sandwich dan cokelat batangan,” katanya.

“Beberapa anak kerap menertawai saya dan berkata, ‘Anda mendapatkan makanan gratis dari sekolah’. Saya lalu pulang dan berkata kepada ibu, ‘Ma, kenapa saya tidak mendapatkan bekal?’ dan ia menjawab ‘kita tidak bisa membayarnya’.”

Ketika pandemi Covid-19 melanda, pemerintah Inggris menghentikan pasokan makanan gratis ke sekolah-sekolah. Kebijakan tersebut ditentang dengan tegas oleh bintang Manchester United yang sekarang menjadi rekan setim Phillips di Timnas Inggris, Marcus Rashford.

Seperti halnya Phillips, kehidupan Rashford pun terbantu oleh bantuan pemerintah itu sebelum dirinya bisa menikmati gaji sebesar 200 ribu pounds per pekan dari Manchester United. Ketika suaranya tidak diindahkan, Rashford berinisiatif meramaikan media sosial untuk mengajak pengusaha makanan mendonasikan produknya buat masyarakat tidak mampu. Inisiatif tersebut mendapatkan reaksi yang sangat positif.

“Apa yang dilakukan Marcus itu luar biasa besarnya,” kata pria berusia 25 tahun tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Bonucci Gak Masalah Disangka Suporter oleh Steward

Leonardo Bonucci dicegat steward saat merayakan kemenangan Italia atas Spanyol bersama para suporter. Dia angkat bicara mengenai insiden tersebut. Apa katanya?. Italia menundukkan Spanyol pada babak semifinal Piala Eropa 2020 di Stadion Wembley, Rabu (7/7/2021). Gli Azzurri menang adu penalti 4-2, usai bermain imbang 1-1 dengan La Furia Roja hingga […]