agen bola terpercaya bandar togel bandar slot nirwana4d

Hanya 4 Pemain Asli Inggris di Starter TImnas Inggris Vs Italia

admin

Sebuah organisasi nirlaba Inggris, Migration Museum merilis pernyataan jika hanya ada empat pemain “asli Inggris” di starting line up final Piala Eropa antara Timnas Inggris vs Italia. Mereka adalah Luke Shaw, Mason Mount, John Stones dan penjaga gawang Jordan Pickford. Tapi, hasil buruk di final menghapus fakta itu dan memunculkan kasus rasisme.

Kekalahan timnas Inggris dari Italia melalui drama adu penalti melawan Italia di Stadion Wembley, Senin (12/7) berimbas panjang. Tiga pemain timnas Inggris, Marcus Rashford, Jadon Sancho dan Bukayo Saka menjadi sasaran pelampiasan karena gagal mengeksekusi penalti.

Masalahnya, pelampiasan itu berbau rasialisme yang mengungkit asal usul mereka sebagai bukan pemain “asli Inggris”. Meski, mereka semua lahir dan besar di Inggris, tapi orang tua ketiga pemain tersebut merupakan imigran dengan warna kulit berbeda.

Saka yang menjadi punggawa Arsenal memiliki orang tua yang berasal dari Nigeria, gelandang anyar Manchester United Sancho memiliki orang tua dari Trinidad and Tobago sedangkan penyerng Manchester United Rashford memiliki ibu tunggal berasal dari Saint Kitts.

Inggris sebagai negara dan sepak bola Inggris berusaha untuk menghilangkan stigma rasisme tersebut. Musim lalu, sebagian besar tim Liga Inggris menekuk lutut sambil mengepalkan tangan ke atas sebagai bentuk kampanye antirasisme.

Timnas Inggris juga melakukan hal sama sebelum menjalani pertandingan di ajang Piala Eropa, yaitu menekuk lutut sebelum laga. Meski apa yang mereka lakuka memunculkan banyak pertentangan di antara pendukung The Three Lions.

Padahal, saat Piala Eropa digelar, pasukan Gareth Southgate dianggap sebagai simbol persatuan Inggris yang sebenarnya. Sebuah tim dengan latar belakang berbeda, baik asal usul atau agama. Dan klaim itu bukan tanpa alasan.

Menurut sebuah organisasi nirlaba Migration Museum, saat laga semifinal Inggris melawan Denmark, hanya ada tiga pemain yang asli Inggris jika mengacu pada sejarah leluhur mereka. Mereka adalah Luke Shaw, Jhon Stones dan penjaga gawang Jordan Pickford.

Sedangkan pemain “putih” lainnya seperti Harry Kane, Harry Maguire, Kalvin Phillips juga tidak murni Inggris. Kane dan Maguire memiliki darah Irlandia sedangkan Phillips disebut berdarah Irlandia dan Jamaika.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Berhasil menjuarai Piala Eropa 2020 Timnas Italia Raih Rp585 Miliar

TIMNAS Italia berhasil menjuarai Piala Eropa 2020 dan berhak membawa hadiah uang sebesar 34 juta euro (Rp585 miliar). Rinciannya, sejak awal menembus putaran final Piala Eropa, setiap tim mendapatkan 9,25 juta euro (Rp159,2 miliar). Di babak penyisihan grup, pemenang akan mendapatkan hadiah 1,5 juta euro (Rp 25,8 miliar). Sementara jika […]